Langkah Simpel Cara Budidaya Ikan Lele yang Menghasilkan

cara budidaya ikan lele

Cara budidaya ikan lele yang menghasilkan sebenarnya tidaklah sulit. Asal direncanakan dengan baik, dijalankan dengan sungguh-sungguh dan serius pastinya akan memberikan hasil sesuai jerih payah kita. Apalagi banyak yang jual bibit ikan murah untuk budidaya.

Budidaya ikan Lele merupakan usaha yang memiliki peluang besar dan mudah dijalankan. Jika kita melihat realita hari ini banyaknya penjual-penjual di pinggir jalan yang menjadikan ikan lele sebagai bahan utama dalam penjualannya.

Dagingnya yang empuk dan juga gurih banyak diminati oleh masyarakat. Belum lagi harganya yang tergolong murah dan juga dalam perawatan yang tidak terlalu rumit namun memberikan keuntungan yang cukup besar.

cara budidaya ikan lele

Usaha budidaya ikan lele memiliki peluang usaha yang besar dan cukup diperhitungkan saat ini. Ternak ikan lele relatif lebih mudah dibandingkan dengan ikan-ikan lainnya seperti ikan mujair, ikan mas, benih ikan hias, dan beberapa ikan lainnya yang gemar dikonsumsi oleh masyarakat. Karena, ikan lele jauh lebih tahan terhadap penyakit maupun kondisi lingkungan.

Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Lele

Buat kamu yang ingin menjalankan bisnis ikan ini, berikut ini tata cara budidaya ikan lele yang bisa dilakukan.

1.System massal

System massal ini dilakukan dengan cara ikan lele jantan dan ikan lele betina ditempatkan dalam satu tempat dengan jumlah perbandingan terterntu. Dalam system ini ikan lele jantan dengan leluasa mencari ikan lele betina untuk ia kawini. Jika kesulitan anda bisa mencari yang jual bibit ikan lele agar lebih fokus dalam budidayanya.

2.System pasangan

System ini dilakukan dengan menempatkan induk jantan dan betina pada suatu kolam khusus. Keberhasilan system ini ditentukan oleh ketepatan menentukan pasangan yang cocok antara keduanya.

5 Tahapan Budidaya Ikan Lele

Sedangkan untuk cara budidaya ikan lele yang benar mesti dilakukan melalui 5 tahapan yang benar, yaitu :

1.Menyiapkan tempat atau kolam

Tempat atau kolam ini menjadi hal paling utama yang harus dipersiapkan. Dalam pemilihan tipe kolam sebaiknya disesuaikan dengan lahan yang ada. Namun bisa juga menggunakan media terpal ketika lahan tidak memadai untuk membuat kolam tersebut.

2.Pemilihan bibit lele

Dalam pemilihan bibit ikan lele tidak boleh asal memilih saja. Menetukan bibit ikan lele harus bibit yang unggul dan sehat. Biasanya bibit yang unggul dan sehat itu jauh lebih agresif.

3.Penebaran benih lele

Sebelum menebar benih ikan lele sebaiknya pisahkan ikan lele yang kecil dan ikan lele yang besar. Hal ini dilakukan agar ikan lele tidak memakan sesamanya. Dan sebaiknya dalam menebar bibit gunakan ember.

Caranya, diamkan selama 30 menit lalu biarkan ikan lele keluar dari ember tersebut. Waktu penebaran bibit yang baik adalah pada pagi dan malam hari.

4.Pemeliharaan ikan lele

Berilah makan atau pakan 3 kali sehari pada pukul 7 pagi, 3 sore dan 10 malam. Setelah 20 hari pisahkan antar ikan lele yang besar dan kecil. Jangan mengganti air kolam sebelum masa panen agar ketenangan air tetap terjaga saat lele dalam masa pertumbuhan.

Kualitas air kolam yang bagus untuk lele adalah hijau, karena lele dapat bertahan hidup di dalam air berlumpur dan jika air berubah menjadi warna merah. Hal itu menandakan ikan lele sudah dewasa dan siap di panen. Lihat juga tentang jual benih ikan lele.

5.Panen ikan lele

Jika sudah cukup 90 hari berarti ikan lele sudah siap untuk dipanen. Pastikan pengambilan ikan lele dengan menggunakan sarung tangan, bisa juga menggunakan jaring ataupun serokan.

Demikianlah informasi mengenai cara budidaya ikan lele yang bisa dibagikan kali ini. Semoga memberikan manfaat dan tambahan ilmu seputar hal ini dan usaha yang kamu jalankan juga bisa memberikan hasil seperi yang dihrapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *